3/25/16

Hello Stranger

Ajeng Novia Anggraini
Malam ini rasanya seperti ditampar oleh kenyataan. Bahwasanya memanglah benar di atas langit masih ada langit. Bahwasanya benar, kalau diri ini hanyalah satu dari miliaran makhluk. Dan bahwasanya diri ini hanyalah seorang hamba yang selama ini terlalu sombong atas keberadaannya di alam semesta.

Belum pernah rasanya saya merasa sekecil ini. Belum pernah rasanya saya merasa diri ini tidaklah pantas untuk sesuatu hal maupun seseorang. Sungguh kiranya saya terlalu angkuh dan arogan. Dan baru saya sadari selama ini saya hanyalah satu dari segelintir orang yang memliki pemikiran sempit dalam memahami semesta.

Hari ini saya belajar banyak dari seseorang. Seseorang yang bahkan hanya pernah berbicara satu kali dengan saya secara langsung. Seseorang yang bahkan mungkin tidak mengingat nama saya sejak pertemuan kita hari itu. Seseorang yang baru saya temui satu kali, tapi mampu membuat saya memikirkannya berhari-hari. Seseorang yang bahkan sinar matanya belum sempat saya nikmati. Seseorang yang bahkan sangatlah asing bagi saya.

Lucu bila mengingat bagaimana Tuhan mampu membolak-balikkan perasaan manusia. Bagaimana semesta bisa dengan gampangnya bermain-main dengan takdir seseorang. Bagaimana cinta bisa datang pada pertemuan pertama.

Okay, let's not calling it love already. But it did hit me. Really hard. At our first meeting.

He is too great to be true.

Saya bahkan tidak mengerti perasaan macam apa yang tengah berkecamuk. Jelas saya tidak percaya pada konsep cinta pada pandangan pertama, tapi saya tidak berhasil menemukan alasan untuk tidak menyelipkan dia di setiap sudut pikiran.

He is waaay up beyond my league.

Baru kali ini saya merasa benar-benar tidak pantas untuk sekedar mencari tahu perasaan saya lebih jauh. Karena apapun itu, saya tahu itu akan sangat sulit nantinya bagi saya untuk keluar dari ilusi dan delusi yang saya ciptakan sendiri.

Baru kali ini juga rasanya saya ingin terburu-buru keluar dari apapun itu yang saat ini saya rasakan.

Segalanya serba baru bagi saya. Saya merasa asing terhadap segalanya. Terhadap diri saya, maupun terhadap segala sesuatu yang terjadi di sekitar saya semenjak pertama kali bertemu dia.


He is a stranger but he is not really a stranger. He feels familiar in some ways even in our first meeting. It's creepy that he can change me while doing nothing. It's weird that I start to grow some feeling even if I just met him. It's weird to be in love right away.

Isn't it weird to feel weird when you are in love?

Ajeng Novia Anggraini / Author & Editor

Ajeng Novia Anggraini or sometimes called as JJ is an Indonesian blogger who blogs about her daily life and another conspiracy around her

0 Comment:

Post a Comment

Coprights @ 2016, Blogger Template Designed By Templateism

Distributed By Gooyaabi Templates