12/25/12

For Those Faker

Ajeng Novia Anggraini

Dear friends or those who thinks thay they are a friend,
Aku tau mungkin aku bukanlah teman yang sempurna. Aku bukanlah seorang teman yang benar-benar baik. Atau aku pun bukanlah teman yang bisa dengan leluasa mengatakan kebenaran yang pahit di depanmu. Aku masihlah orang yang tetap tidak tega mengatakan hal buruk yang dapat menyakiti hatimu bila aku ungkapkan langsung di depanmu. Tapi aku akan selalu berusaha semampuku untuk tidak menipumu. Dan bila suatu saat kau menemukan kebohongan dariku, percayalah saat itu tiada hal yang sanggup aku lakukan selain membuat dusta yang takkan pernah menyusahkanmu.

Inget postingan gue tentang Fake Plastic Trees? Ya, kali ini gue bakal membahas itu lagi. Masih ingat dengan filosofi Fake Plastic Trees? Kalian yang udah nonton film 5cm pasti tau. Fake Plastic Trees itu adalah salah satu lagunya Radiohead. Okay, kita gabakalan bahas lagu atau sebagainya sekarang, kita bakalan ngebahas tentang korelasi antara Fake Plastic Trees ini dengan persahabatan.

Sebelumnya gue mau ijin, postingan ini bukan ditujukan untuk menyindir siapapun. Hanya saja postingan ini dibuat semata-mata untuk kepuasan diri gue sendiri aja. Hal ini sudah bergejolak di batin gue selama berhari-hari dan seperti biasa, sebelum semuanya gue tulis di suatu tempat, perasaan ini perlahan akan membunuh gue. Bukan membunuh gue secara fisik, tapi membunuh keyakinan gue dalam mempercayai orang lain. So, maaf apabila nanti ada beberapa pihak yang akan merasa tersinggung dengan tulisan ini. Atau saya sarankan lebih baik anda berhenti saja sampai disini untuk membaca postingan ini ketimbang anda akan merasa terhina setelah membaca postingan ini karena saya tidak ingin nanti ada komentar miring, postingan blog yang membalas, twit nyinyir, atau status yang menyatakan keberatan anda pada postingan ini, jadi saya tidak akan ambil pusing. Sejujurnya saya tidak akan peduli kepada anda yang membenci saya, biar saja anda yang tetap peduli kepada saya dengan tetap membenci saya :)

Okay, jadi sebelumnya begini, ini adalah kisah pribadi gue yang mempunyai seorang teman yang sibuk menjadi Fake Plastic Trees. Kalo ada yang belum baca postingan lama gue tentang Fake Plastic Trees, saya akan menjelaskan kembali apa itu. Fake Plastic Trees itu secara harfiah bisa diartikan sebagai Pohon Plastik Palsu. Ada yang inget Ian di novel 5cm? (iya, gue belom nonton Cuma baca novel doang) masih inget sama kisah Ian yang menjadi Fake Plastic Trees? Iya, waktu itu Ian baru bergabung jadi group power ranger dan dia sibuk melakukan pencitraan. Ian ngomong sesuatu yang baik-baik ke Arial dan menjelek-jelekkan Genta ke Arial Cuma untuk mendapatkan simpati dari Arial. Begitu juga sebaliknya. Ian ngomong segala hal yang jelek tentang Arial ke Genta Cuma buat dapet simpati dari Genta. Yaps, that’s Fake Plastic Trees! Orang-orang dengan sebongkah pencitraan yang sibuk berpura-pura menjadi orang lain hanya untuk terlihat lebih baik tanpa peduli bahwa dia sudah melakukan pembunuhan karakter bahkan meski si korban adalah temannya sendiri. Atau lebih simpelnya sih, tukang adu domba.

Munafik? Mungkin begitu, tapi bagi gue mereka lebih hina dari itu. Dan entah kebetulan macam apa gue punya temen yang sama persis seperti Ian. The Fake Plastic Trees! Dia sibuk ngebaik-baikin gue di depan gue dan jelek-jelekin yang lain di depan gue. Tapi di belakang gue? Dia ngelakuin hal yang sama ke orang yang dia jelek-jelekin ke gue itu. Gue? Gue sumpah pengen nonjok mulut besarnya atas ini semua. Gue emosi itu sudah pasti, dia pasti udah tau gimana kerasnya gue. Dan satu hal lagi yang harus dia tau, gue adalah orang yang paling jijik sama pengkhianatan!

Gue adalah orang yang kalo udah percaya sama suatu orang, gue bakalan percaya abis-abisan. Gue bakal ungkap semua yang gue rasain, dan itu jarang terjadi, karena gue jarang bisa bener-bener percaya sepenuhnya ke suatu orang. Dan disaat elo dikhianatin sama orang yang paling lo percaya? Yaudah pasti nyesek lah nyet. Yaudah pasti lo bakalan murka, atau buat gue ini lebih dari sekedar murka. Ada sebuah self-denial yang muncul buat ga lagi percaya ke orang lain. Kehilangan orang kepercayaan itu rasanya seperti dunia runtuh di depan mata lo. Betapa lo bimbang, betapa lo takut dunia akan tahu apa yang seharusnya tidak mereka ketahui. Dan bener aja, your bestfriend can be your worst enemy one day.

Sekarang gaada lagi yang bisa gue perbuat. Mau menyesal pun udah gaada gunanya. Mau marah-marah ke dia, mau maki-maki dia? Gue yakin semuanya ga bakal bisa nyelesaiin masalah gue. Sekarang gue justru sibuk membangun self denial. Ada pepatah yang mengatakan “you not suppose to believe in people around you even yourself” awalnya gue anggap itu gila. Gimana bisa kita ga percaya siapapun apalagi diri sendiri. Tapi setelah dipikir pikir itu semua ada benernya. Bahkan disaat kita bercermin pun belum tentu apa yang dipantulkan dalam cermin tersebut adalah sebuah kebenaran.



So saran gue buat kalian semua, berhati-hatilah dalam mempercayai suatu hal apalagi seseorang. You have to know that honesty is the most expensive and also the hardest thing in this world. Try not too easy for beliefing something or someone even that’s your own mind. Dan buat kalian si Fake Plastic Trees yang-sungguh-hidup-kalian-sangat-menyedihkan, sadari betapa menyedihkannya kalian dengan menjadi sebuah Pohon Imitasi yang hanya terbuat dari plastic kemudian kalian menjadi sesuatu yang palsu pula. Betapa kalian telah menyia-nyiakan segalanya. Ingatlah satu hal kawanku, mungkin sebuah kesalahan dapat dihapuskan dengan permintaan maaaf, tapi sebuah kekecewaan belum tentu bisa dihapuskan sekalipun ditebus dengan nyawa. Seseorang yang telah dikecewakan jauh lebih berbahaya daripada seekor singa betina bunting yang sedang kelaparan. Mereka bukan hanya menerkam dirimu, tapi juga kebahagiaanmu dan orang-orang sekitarmu. Dan berhati-hatilah, karma adalah ganjar sepadan yang mutlak bagi setiap pengkhianatan. Waspadalah!! Waspadalah!!

12/14/12

A Warmth Snow Morfine

Ajeng Novia Anggraini

It seems like a very very long time I just spend with all the emptiness
It seems like a very very long time that im just doing nothing
I killed the time, I killed the day, I killed my life with something that never be usefull
I think about him all the daylight, I cry for him all the night
Yes, im the stupid one

Until one day, we just met each other
I felt nothing, you were like a piece of snow
White, cold, freeze
I hate snow, I love sun
I just need a warmth, but you give me a coldness
I keep the distance between us, so I don’t need to be frozen

Day by day, week by week, month by month
At the first time I saw your smile, I knew you’re not a snow at all
I love your smile, and I love when you only gave it to me, not for the others
I was being very impressed, make me feel like I’m the special one
I just can’t imagine how lucky I were

I try to be a sunlight, make your snow melted by my warmness
And you know what? I did it!
You gave me your second smile, third smile, and your another smile
But now, that smile not only for me, but for them
I’m not regret, even if that’s not mine anymore
But that means you are a warmth snow
And I’m glad when I found that I can changed you
Even no one knows including you
But I’m satisfied

Now, I don’t know what I feel
I don’t know what to do, I don’t know what just happened
It’s to early to say that it is a love
It’s to hard to be in love again
But at least, I can forget him for a while when I was with you
You’re like a morfine, can makes me fly through the air
You can make me feel that I’m the only one lucky girl even you’re always make me as your mocking laugh
But thankyou, you could light up my day
I hope it will hass a happy ending ^^

12/11/12

One Night Before UAS!

Ajeng Novia Anggraini

Ohaiio Minna-san ^^
Kembali malam ini saya hadir untuk meramaikan blog bulukan saya sendiri dimana sudah mulai banyak gembel bergelimpangan di emperan blog ini saking lamanya ga di update. Kalo ga salah kemaren udah ngeles kan kenapa jarang blogging lagi. Iya permisa, aku sibuk. Aku sibuk menata kembali puing-puing hati yang berceceran pasca meledaknya bom di dalam hubungan gue sama dia beberapa bulan yang lalu.

NYET!! KENAPA GUE JADI CURHAT MELLOW -___________-

Jadi pada kenyataannya gini besok itu UAS pertama gue sebagai anak kuliahan. Iya, UAS pertama gue sebagai mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris. UAS pertama sebagai seorang manusia 18 tahun. Dan UAS pertama gue yang gabakalan ada fisika, kimia, biologi, kewarganegaraan, dan yang pasti matematika dan sebangsa mereka. Senang? Sangat senang. Bahagia? Tentu saja.

Tapi meskipun sudah terbebas dari segala pelajaran neraka itu ternyata permasalahan memang selalu muncul. Masalahnya adalah: SEUMUR HIDUP GUE GA PERNAH BELAJAR SEBELUM UJIAN BAHASA INGGRIS. Oke, kalian masih belom ngeliat masalah besarnya. Baiklah clue yang lain: DI JURUSAN GUE CUMA ADA PELAJARAN BAHASA INGGRIS.

Masih belom keliatan juga? Yaudah pikirin aja deh pake nalar kalian sendiri. Gue juga bingung sebenernya masalahnya apa. Iya. Tulisan gue ini ga bermutu banget -_-

Honestly, gue bukan berarti menyombongkan diri waktu bilang gue ga pernah belajar waktu ujian bahasa inggris. Memang itu kebenarannya. Gue ga pernah belajar sebelum ujian bahasa-bahasaan kecuali Bahasa Jepang, itu juga paling bikin cheat doing. Serius, menurut gue bahasa itu ya bakat alami, soalnya kita menggunakannya setiap saat di kehidupan sehari-hari. Bener nggak?

Tapi ternyata itu semua ga berlaku saat gue masukan jurusan Bahasa Inggris ini. Dulu dari mulai SMP sampe SMA gue selalu jadi pusat perhatian dalam pelajaran Bahasa Inggris.  Semua guru Bahasa Inggris gue pasti selalu punya impression bagus sama gue, begitu juga temen-temen. Biasanya sebelum UAS ini gue menebar benih kebaikan dengan memberikan mereka contekan Bahasa Inggris dan menuai hasil saat ujian Fisika, Kimia, Biologi, dan teman-temannya. Tapi itu dulu sebelum gue masuk kesini. Itu dulu, saat gue masih jadi katak dalam tempurung.

Sekarang semuanya udah berbeda. Setelah berada disini otomatis gue ketemu sama temen-temen yang punya skill dan ability yang sama am ague. Bahkan banyak dari mereka yang lebih pinter dari gue. Iya. Si katak sekarang sudah keluar dari tempurungnya. Mengarungi derasnya aliran sungai dengan besarnya bebatuan di sekelilingnya. Si katak pun sekarang mendadak invisible. Gaada yang lagi yang menyanjung-nyanjung (gue ini orangnya suka dipuji ternyata -_-), bahkan kadang bahkan tak dikenali. Roda itu berputar, dan dari situ gue balajar :”

Pada akhirnya gue belajar, ternyata di atas langit masih ada langit. Kalo selama ini gue males buat belajar sebelum ada ulangan bahasa inggris, sekarang gue masih tetep males (sama aja geblek -__-). Tapi ya gitu, setidaknya gue sudah mulai punya niat untuk lebih memahami Bahasa Inggris ini lebih mendalam. Meskipun niat itu entah kapan akan terealisasikan. Setidaknya gue bersyukur gue terperangkap di jurusan yang ga gue mau, tapi gue bias. Dan lama kelamaan gue rasa gue mulai merasa menyatu bersama ini semua. Meskipun terkadang gue berpikir, “I’m not supposed to be here”.

Ngomong-ngomong tentang “ketidak-cocokan jurusan” adalagi hal terbaru yang bikin gue galau. Tadi malem gue baru baca artikel yang menyebutkan “SNMPTN 2013 DIHAPUSKAN”. Kaget. Shock. Galau. Cemas. Bingung lagi mau ngapain :” apa jadinya gue 5 tahun kedepan? Jadi guru? Dosen? Semuanya ga pernah seumur-umur terlintas di benak gue. Menjadi seorang pengajar. Gue pengen nangis tapi air matanya malah jatuh ke dalam. Nyesek meeeeeeennn :””””

Gue mulai pupus harapan buat kuliah broadcasting. Komunikasi gue apa kabarnya :”( oke tentu tidak hanya satu jalan menuju kampus favorit. Tapi ujian mandiri? SIMAK UI? Gue kapok ah ikutan yang begituan. Bener-bener bikin otak mencret darah. Belom lagi biayanya. Ujian mandiri itu memungkinkan gue buat ngebayar uang pembangunan yang tiada terkira jumlah digit nominalnya. Emangnya gue doing anak bapak gue? Apa mungkin gue ngorbanin nasib adek gue Cuma demi ambisi gue? Ini baru segalau-galaunya galau!

Iya, entah kenapa semakin bertambah usia gue, semakin bertambah juga tingkat kegalauan gue. Heran. Kadang gue berharap gue bener-bener bisa expert dalam “cuekin-masalah-secuek-cueknya” tapi tetep aja. Makin dicuekin, justru makin menjadi-jadi bayangannyamenhantui. Sama aja kek mantan (curhat lagi). Jujur sajalah malas sebenernya ngebahas masalah ini. Dan entah kenapa malah justru ini yang ditulis. Dasar Ajeng -___-

Ganti topik deh…

Besok itu tanggal cantik yaa 121212 tapi entah kenapa event-nya ga ngenakin banget. Besok itu gue UAS yang satu mata kuliahnya berbobot 16sks dan malem ini gue malah sibuk nge-twit dan nge-blog. Hanya Allah yang tau kedepannya gue ini bakalan jadi apa ya :”

Jadi 121212, gue rasa besok bakalan banyak yang jadian, nikahan, lahiran, bahkan mungkin ada juga kematian, bencana, dan apapun itu. Ntahlah, gue udah terlanjur antipati sama tanggal cantik. Tanggal cantik ga menjamin segalanya. Jadian di tanggal cantik bukan berarti bakalan langgeng kan? Nikahan ditanggal cantik juga ga menjamin bakalan awet kan? Lahiran juga. Kalo si jabang bayi gamau dilahirin tanggal segitu mbokya jangan dipaksa. Ya intinya, gue sih pengen semua orang berhenti ngomongin 121212. Karena secantik apapun tanggalnya kalo gue masih tetep jomblo begini ya percuma #CurhatTerselubung

Then, this is the end of the post. Mungkin ga semua ide yang gue tulis malem ,ini. gue kebetulan lagi di mood yang kacau. Mulai sekarang udah agak males curhat blak-blakan disini. Sekarang gue belajar menghargai apa itu privasi, tapi bukan berarti blog ini kedepannya akan diisi dengan kepalsuan. Blog ini bakalan tetap berisi sebuah kebenaran dan pendapat beserta pola pikir gue yang gabisa gue ungkapkan ke siapa-siapa. Makasih buat kalian yang masih setia baca blog ini dan terus mendesak gue buat bikin postingan baru. Ini gue bikin, tapi ga sebagus yang dulu. Gue butuh beberapa latihan lagi jadi sabar ya next time gue bakal lebih produktif. Gue janji! Makasih yaa kalian udah muji blog gue bagus meskipun sambil gue pelototin. Makasih atas support untuk tetap menulisnya, sungguh itu yang bener-bener gue butuhkan saat ini ({})

Doakan UAS gue besok tidak berakhir dengan disaster yaws. Sekian dan ciyum aku sekarang! :*

12/8/12

Quick Post in December

Ajeng Novia Anggraini
Hulalalaaa feilla!
Aih udah lama ga nge-post yaa. Udah lama juga ga curhat frontal dan nyampah di blog ini. Iya, saya memang blogger nista. Jangankan nge-blog, blogwalking aja udah jarang -_-
Jadi Ajeng kemana aja? Gue ga kemana-mana kok. Gue Cuma lagi terjebak di dalam kehidupan mahasiswa yang mahasibuk makanya ga sempet nulis. Berjuta ide sekarang lagi muter muter cantik di atas kepala gue tapi ga satupun sempet gue tulis sampe akhirnya mereka hilang tak berbekas.

Sebenernya juga gue lagi bikini makalah male mini, tapi berhubung gue lagi di rumah dan koneksi speedy lagi berlimpah yaa iseng aja akhirnya nulis. Ini juga dari 10 makalah baru selesai 7 jadi ya sudahlah serahkan saja pada yang kuasa.

Well, gue sebenernya gatau juga mau posting apa kali ini. Muahahaha :))
Mungkin ini sebenernya bagian dari quick post aja kali yaa. Sebenernya lagi banyak yang oengen ditulis, tapi sekarang udah jam 23.25 dan ini malem minggu. Nista sekali gue masih melek jam segini demi makalah gue :”3

Yaaaa sekian dulu ah postingan gaje gue ini. Oiya, gue lupa dulu gue udah promote twitter baru gue belom yaa. Iya, soalnya twitter gue yang di @anggrainiajeng itu dibajak dan di-bash jadi gabisa ke buka :”( sekarang gue pindah account ke @anotherajeng. Gue sekarang kebih sering blogtwit di twitter jadi silahkan follow gue disitu aja yaa :”)

Oiya, alhamdulillah blog ini udah masuk ke 3K visitors dalam jangka waktu 1 tahun, dan sebentar lagi blog ini bakalan ulang taun yang pertama. Sebenernya gue lupa tanggal berapanya tapi ntar deh gue cek lagi ya :p niatan gue bakalan bikin something yang cetar membahana buat blog ini tapi kayaknya ga sempet deh. Eh udah dulu ah mbakyu tilpun dese insomnia. Yodah lets hit the hay. See yaa at the next post :D

Kisskiss:*

Coprights @ 2016, Blogger Template Designed By Templateism

Distributed By Gooyaabi Templates