Hey, have I told you lately that I loved you?
Err…
Bukan, gue bukan mau gombal, gue Cuma mau nanya sudahkah gue
posting di sini kalo gue pindah Castle? Sepertinya belom. Oh baiklah mari gue
ceritakan kalo sebenernya gue pindah kosan. Ya, pindah kosan pertama gue karena
berbagai macem alesan. Nah, sekarang gue nge-kos bareng temen selambung gue. Sebut
saja namanya Anggun. Seorang gadis 17 tahun yang berasal dari Curup. Hah? Curut?
Bukan teman, itu nama sebuah daerah di Bengkulu. Dan karena deseu asalnya dari
sana jadi dia suka ber-ambo-ambo-ria ke dirinya sendiri, maka oleh sebab itu
kita manggil dia Ambo. Uyeee \m/
Sekosan sama dia ini seru, kita punya banyak hobi yang sama
(yang pertama makan, yang kedua jalan-jalan, yang ketiga makan, yang keempat
makan, dan begitu seterusnya). Dia ini juga sangat gila belanja, apa aja dia beli apalagi kalo warnanya pink. Oh
iya, dan dia ini termasuk salah satu anak alay (suka K-Pop, suka nonton
Sinetron Korea, suka Princess Aurora) meskipun gitu dia yang punya sense of
fashion paling bagus di antara kita semua (gue, Fay, sama Vico). Dan dia ini
juga salah satu yang paling muda di antara kita soalnya dia kelahiran 95,
harusnya sih dia masih SMA tapi karena pernah join di kelas akselerasi jadilah
saat ini dia terdaftar sebagai mahasiswi. Oh! And the most important thing one
is dia punya suara cempreng, gatau kenapa, mungkin dia belum akhil baligh tapi
itulah yang bikin dia jadi gampang diinget semua orang. Dia bisa jadi yang
punya pikiran pendek dan juga dengan ajaibnya bisa punya pikiran yang sangat
maju ke depan sampai-sampai gaada yang bisa menjangkaunya. Tapi ya tetep aja
pola pikirnya kadang terkontaminasi parah oleh virus Korea -____-
Kemudian, gue punya temen unik lainnya yaitu Ravico
Despioni. Coba deh, menurut kalian dia ini cewek apa cowok? Apa? Cowok? Salah! Dia
ini 17245673% wanita tulen dan sama sekali gaada cowok-cowoknya. Panggilannya Vico,
dan jangan tanya kenapa bisa kayak gitu karena ga satupun dari kami tau. Dia adalah
seorang gadis yang berhijrah ke Padang dari Rengat buat menuntut ilmu. Gue sama
dia berada di bawah zodiac yang sama, yang menurut gue bikin kita punya
beberapa kebiasaan yang sama (yakali). Hal yang paling gue seneng dari dia
adalah dia selalu udah tau hal apa yang bakalan gue bilang bahkan sebelum ada
satu patah katapun yang terucap. Gatau dia ini sebenernya siapanya Edward
Cullen :| tapi Vico juga salah satu yang paling religious diantara kita. Pemahamannya
soal agama (especially tentang ta’aruf) jauh banget di atas kita bertiga,
apalagi gue. Ntah kenapa setiap liat Vico lagi duduk sambil ngerjain tugas gue
jadi kepikiran Pinguin, ntah apa korelasinya. Mungkin imajinasi gue yang
terlalu tinggi atau memang Vico benar-benar mirip penguin? :)) *dibacain yasin*
Dan manusia ajaib lainnya adalah Fay. Fay ini bocah pantai
perkasa atlit karate dan kano . uuuw~ tapi ntah kenapa nyampe sini dia berubah
jadi cewek banget. Beli baju warnanya pink, beli wedges dan yang paling parah
dia bisa mencetak rekor luluran paling lama! Lulurannya 5 jam lebih dong
geeeeng :/ dia juga yang paling rajin. Rajin chatting sama cowok-cowok Paskitan
sana. Ntah sudah berapa anak buah Shakhruk-Khan yang jadi simpanan dia
sekarang. Tapi dia juga yang paling hemat di antara kita (yang paling gabisa
hemat pertama Anggun, kedua gue). Fay bisa menhabiskan separuh hidupnya berada
di depan laptopnya chatting dengan pria-pria berbulu domba dada itu. Dia
dan laptopnya bagaikan sepasang kekasih yang tak terpisahkan. Ngenes. Tapi tetep
aja dari segi akademis Fay yang paling rajin dan dia yang paling punya jiwa
Emak-emak. Eh Vico juga punya jiwa Mamak-mamak kok, tapi kalo dia Mamak Tiri
yang suka nyubit dan cubitannya sakit banget (--;)
Fay, gue, Anggun, Vico
Gue, Fay, Vico, Anggun
Selain mereka, gue juga punya banyak temen-temen lain di
kampus. Officially, semua yang ada di kelas K3 angkatan 2012 adalah temen-temen
gue, tapi mereka bertiga ini punya kesan tersendiri buat gue yang bikin mereka
terlihat lebih special dari yang lainnya. Mau tau kelas gue seperti apa
gilanya? Hebohnya? Gokilnya? Dan kenapa kita sering di cap kelas paling brutal?
Keep that for next post, sweetheart. Itung-itung gue punya referensi buat bahan
tulisan selanjutnya.
Wups, thank you sekali sudah mau baca postingan ini. Dan maaf
sudah membuat kecewa karna lama menghilang, I still do a liitle blogging on
twitter. So, just follow me on twitter [at]anotherajeng.
See you around :D


0 Comment:
Post a Comment