Aku, kamu, jarak…
Sudah selama ini kita bersama dan ada jarak diantaranya.
Kamu tidak perlu tahu bagaimana khawatirnya aku.
Malam-malam yang aku lalui dengan penuh prasangka hati.
Kamu tidak ingin tahu bagaimana hati ini lelah mencari tahu,
menebak-nebak sedang apa kamu di sana.
Menimbang-nimbang, apakah kamu di sana benar-benar
memikirkan aku tanpa ada dia di sela-selanya?
Aku tidak ingin bertemu, karena bertemu denganmu cuma
memantik bara api rindu.
Jika saja jarak ini bisa aku habiskan dengan mengayuh,
berenang, bahkan berlari akan aku lakukan.
Sayangnya jarak ini tidak seperti itu.
Jarak sering memperparah malam-malamku, aku tidak sanggup
lagi dengan apa yang ada di antara kita.
Sebuah jarak semu, kamu dan aku duduk berdua, tapi kita
sendiri-sendiri.
Banyak orang bilang jarak bukanlah apa-apa bagi cinta.
Tapi tidak begitu dengan jarak yang sedang aku hadapi kini.
Ini soal jarak antara cinta, jarak antara cinta dan tidak
sama sekali.
Ini bukan soal tempat, jarak ini soal rasa.
Kita berdua terpisah oleh perasaan yang berbeda.
Jarak antara tiga hati, aku padamu, kamu padanya.
Untuk kamu yang seharusnya telah berlalu.
Ps: thanks a lot buat Dara Prayoga
untuk Soundcloudnya yang sanggup menyuarakan apa yang selama ini tak sanggup ku
suarakan :) (follow him @landakgaul)
0 Comment:
Post a Comment