Lelah rasanya.
Lelah rasanya berkutat dengan sandiwara. Lelah rasanya
hidup dalam kepalsuan.
Saya peduli, tapi saya bersikap seolah tidak
memperdulikan.
Saya rindu tapi seolah tidak membutuhkan.
Dan akhirnya sayapun diabaikan.
Diabaikan!
Beginilah rasanya menjadi orang yang menyedihkan.
Padahal dahulu terasa menyenangkan.
Memang benar
adanya, dua lebih baik daripada satu.
Empat lebih baik daripada tiga.
Dan bersama jauh lebih baik dari pada sendirian.
Kesendirian yang dilalui dengan diam
Lalu mati dalam kesepian.
Tak bisakah sedikit saja waktu itu terulang?
Tidak bisakah dosa ini ku hapuskan?
Walau hanya satu jam, sungguh aku ingin
memperbaiki segalanya.
Dan tak bisakah kau bersikap seolah aku ini ada?
Dan tak bisakah kau tidak berpura-pura wahai
dunia?
Aku lelah. Aku muak. Dan aku ingin berhenti
memikirkan.
Aku ingin berhenti diabaikan. Aku ingin dilihat
sebagai aku yang apa adanya.
Aku hanya ingin didengarkan! Dan ditemani dalam
kesepian.
0 Comment:
Post a Comment