Kalian jahaaaaaattt!
Huaaaaaa, kenapa sih mesti pada pindah gitu pas taun ajaran
baru. Naig bakalan netap di Padang, Rina bakal pindah ke Pasaman. Trus mbakyu
kayaknya bakalan tinggal ama kakaknya -_-
Trus siapa lagi? Siapa lagi yang mau pergi? Sok atuh sekalian aja
perginya biar rasa sakitnya juga sekalian aja. Biar sedihnya juga diborong aja.
Yaudah pergi aja, pergi! Bundo kutuak jadi batu! #korbansinetron
Kenapa sih pake pada pindah segala. Emangnya Bukittinggi
kenapa sih sampe kalian mesti pergi? Kurang gede? Kurang dingin? Kurang gaul? Kurang
bersih? Atau sebenernya Bukittinggi kurang punya arti yang lebih buat kalian? Kurang
punya pesona yang bisa bikin kalian ga rela melepasnya?
Bagi gue Bukittinggi segalanya, meskipun Bukittinggi bukan kampung
halaman gue, bukan kota kelahiran gue. Tapi Bukittinggi is my homeland. Tempat dimana
gue akan pulang. Tempat dimana gue akan menemukan keluarga, sahabat, dan
orang-orang yang gue sayang. Trus kalo gue pulang ke Bukittinggi nanti gue ga
menemukan para para lady sweetheart, brarti sama aja gue kehilangan sebuah
bagian Bukittinggi yang hilang. The missing pieces!
Bukittinggi, sebuah kota kecil yang terletak di wilayah
Sumatera Barat yang terkenal akan pariwisatanya. Di kota ini gue tumbuh besar,
dari seorang balita yang tidak tahu apa-apa, sampai akan menjadi orang dewasa
yang akan menentukan jalan hidupnya. Di kota ini gue menemukan teman pertama,
musuh pertama, sahabat pertama, peliharaan pertama, bahkan cinta pertama. Di kota
ini gue merasakan gimana bahagianya menjadi seorang anak balita yang bermain
tanpa harus mengerti apa yang dunia sedang hadapi. Di kota ini gue tumbuh
menjadi remaja yang mulai mengerti tentang hiruk pikuk kehidupan dan
kemunafikan dunia. Dan di kota ini pula gue dipertemukan dengan kalian. Yang sekarang
menjadi bagian yang penting di hidup gue.
Ya, dari kalian gue belajar apa itu sabar. Sabar atas segala
tingkah polah kalian yang berbagai macam dan bahkan cenderung menyebalkan. Dari
kalian gue belajar menjadi orang yang tidak meremehkan mimpi orang lain, karena
kalian adalah pemimpi sejati yang bisa mengubah angan menjadi kenyataan. Dari kalian
gue belajar menjadi orang yang sportif, bertanggung jawab atas segala
permasalahan yang gue ciptakan dan menyelesaikannya dengan kesabaran kalian. Dari
kalian gue belajar bersyukur, ternyata Tuhan memberikan gue teman-teman yang
bisa menerima gue apa adanya. Banyak hal yang gue dapatkan selama mengenal
kalian.
Kadang kita suka lucu sendiri kalo inget dulunya kita semua
saling gasuka satu sama lain, tapi pada akhirnya kita malah saling menyayangi
satu sama lain (keep positive yee). Gimana
dulu kita saling teriak “ish” buat nyindir atau sekedar bikin panas, tapi
sekarang kita melemparkan kata “ish” itu kepada orang lain dan tertawa bersama
setelahnya.
Kalo ada yang bilang rejeki, jodoh, dan kematian itu adalah
takdir dari Tuhan. Maka gue yakin, bertemu dengan kalian juga merupakan salah
satu takdir dari Tuhan yang tak terlelakkan. Dari rasa tidak suka, berubah jadi
rasa saling percaya, that’s so beautiful guys J
Di postingan ini gue ingin mengucapkan terima kasih banyak
kepada kalian semua. Makasih karna kalian telah menjadi yang terbaik selama
ini. Terima kasih karna kalian sudah begitu sabar menghadapi gue. Terimakasih atas
setiap kenangan yang berarti yang telah kalian torehkan dimasa putih abu-abu
gue. That’s all so meaningfull J
Sekarang kita berada di persimpangan jalan yang
bercabang-cabang. Kita semua punya tujuan yang sama, yaitu SUKSES. Cuma kita
memilih jalan yang berbeda-beda. Percayalah kawan, jalan manapun yang kita
pilih, meskipun berbeda-beda asalkan kita bersungguh-sungguh dan hati-hati,
kita akan bertemu di akhir yang sama. Kelak kalau kita sudah berada di jalan
yang sama, jangan pernah lupakan janji kita,
“WE’LL MET AT EIFFEL TOWER 10 YEARS LATER WITH OUR HUSBAND
AND OUR CUTE CHILDREN :D”
Selamat berjuang yaa sweety, semoga kita bakal ketemu lagi
di suatu hari nanti, teoat di hari itu :’)
0 Comment:
Post a Comment